Select Menu
Select Menu

Terpopuler

Event Labaik

Artikel Labaik









VISI
Mewujudkan LABAIK sebagai sarana syiar Islam tingkat kampus yang kokoh dalam kaderisasi dan dinamis dalam gerakan, sehingga mampu memberikan kontribusi dalam usaha perbaikan ummat


MISI
  • 1. Mengoptimalkan peran LABAIK sebagai pusat Syiar dan studi Islam di politeknik negeri jember.
  • 2. Memantapkan system dan alur kaderisasi dalam rangka penciptaan dan peningkatan kualitas kader-kader LABAIK.
  • 3. Optimalisasi jaringan LDK dan lembaga-lembaga terkait sebagai sarana akselerasi dakwah dan penyikapan isu keumatan ditingkat kampus politeknik.
  • 4. Membangun jaringan yang solid antara UKM dalam lingkungan kampus politeknik negeri jember sehingga terciptanya kerja-kerja yang sinergis.
  • 5. Membangun dan memperbaiki jaringan dengan lembaga-lembaga atau pihak-pihak intra kampus politehnik negeri jember yang bersinggungan dengan agenda dakwah LABAIK politehnik negeri jember.
  • 6. Mengokohkan finansial LABAIK serta menumbuhkembangkan jiwa entreupenership anggota LABAIK.
  • 7. Penguatan sistem kelembagaan dalam hal manajemen organisasi.

UKM LABAIK (Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Aktivis Islam Kampus) memiliki lambang / logo, yaitu :

Persegi yang memiliki warna putih, kuning, hitam dan biru. Dimana tulisan LABAIK berwarna putih yang berada di atas, enam menara masjid berwarna kuning dan hitam, dan kitab Al-Qur'an berwarna putih yang berada di tengahnya persegi.

Masing-masing lambang tersebut mengandung arti sebagai berikut: 

    • 1. Enam menara masjid sebagai simbol bangunan Islam dalam Rukun Iman yang merupakan azaz organisasi
    • 2. Masjid sebagai pusat gerak dakwah Organisasi
    • 3. Tulisan LABAIK Singkatan dari Lembaga Aktivis Islam Kampus sebagai Nama Organisasi
    • 4. Kitab Al-Qur'an sebagai pedoman utama perjuangan dakwah organisasi



    Berawal dari beberapa mahasiswa Politani Universitas Jember yang aktif melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan di Masjid Ar-Rahmah. Hal ini mendapat respon positif dari takmir masjid dan mereka mendukung serta berusaha bekerja sama untuk mengedakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya pembinaan kerohanian dengan memusatkan kegiatannya di Masjid Ar-Rahmah tersebut. Para mahasiswa yang tergabung didalamnya akhirnya mendapat julukan Remas (Remaja Masjid) Politani Universitas Negeri Jember. Seiring berkembangnya pemikiran dan situasi atau permasalahan yang dihadapi lebih kompleks maka mahasiswa yang tergabung dalam Remas merasa butuh sebuah wadah sebagai sarana untuk menyalurkan aspirasi dan bakatnya. Akhirnya keinginan tersebut terpenuhi dengan didirikannya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dalam bidang kerohanian yang kemudian diberi nama Lembaga Aktivis Islam Kampus (Labaik) pada tahun 1989.

Insan Akademis merupakan cirri khas kampus, karenanya sebagai dari system perguruan tinggi, masjid kampus menitikberatkan program kegiatan pada aspek pengkaderan. Pembinaan bagi mahasiswa diarahkan pada terbentuknya ulul albab atau sosok cendekiawan muslim masa depan yang mampu menjadikan dirinya sebagai jundi bagi kebangkitan umat.


     Dari embrionya bernama remas (remaja masjid), dan akhirnya berubah menjadi Lembaga Aktivis Islam Kampus (LABAIK) hingga sekarang lembaga ini ibarat Depagnya lembaga kemahasiswaan Politeknik Negeri Jember, karena secara structural merupakan unit kegiatan di lingkungan Politeknik Negeri Jember, akan tetapi sebagai salah satu lembaga yang terbentuk di masyarakat, lembaga ini sekaligus merupakan anak takmir. Ciri khas kegiatan mencerminkan penterjemahan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam kacamata dakwah yakni meliputi kegiatan pengembangan penalaran, minat dan bakat serta kesejahteraan dalam perspektif Islam.